Kegiatan Pesanten Ekologi Ramadan 1447H SMK Bina Cendekia. Puasa bukanlah halangan untuk tidak

Pererat Ukhuwah dan Kepedulian Lingkungan, SMK Bina Cendekia Cirebon Gelar Pesantren Ekologi Ramadan 1447H

CIREBON, 24 Februari 2026 – Mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan yang bermanfaat, SMK Bina Cendekia Cirebon resmi menyelenggarakan kegiatan Pesantren Ekologi Ramadan 1447H. Kegiatan yang dimulai pada Selasa, 24 Februari 2026, ini diikuti oleh seluruh siswa dengan antusiasme tinggi, mengusung misi untuk memperkuat sisi spiritualitas sekaligus menanamkan nilai-nilai kesadaran lingkungan (ekologi) kepada para santri dan siswa.

Berbeda dengan pesantren kilat pada umumnya, konsep “Ekologi” yang diusung bertujuan agar para siswa tidak hanya fokus pada ibadah ritual, tetapi juga memahami tanggung jawab manusia sebagai khalifah dalam menjaga kelestarian alam. Rangkaian kegiatan meliputi pendalaman kitab suci, diskusi keagamaan, hingga edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan ekosistem di lingkungan sekolah dan tempat tinggal.

Kepala SMK Bina Cendekia Cirebon, Ade Rahmat Saputra, M.Pd., dalam pembukaan acara menyampaikan bahwa ibadah puasa seharusnya menjadi motor penggerak bagi siswa untuk tetap produktif dan peduli terhadap sesama serta lingkungan sekitar.

“Kegiatan Pesantren Ekologi Ramadan ini merupakan sarana bagi siswa untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa. Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa puasa bukanlah halangan untuk tidak beraktivitas. Sebaliknya, puasa harus menjadi momentum untuk tetap kuat, semangat, dan lebih peduli terhadap keberlanjutan alam sebagai ciptaan Allah SWT,” ujar Bapak Ade Rahmat Saputra, M.Pd.

Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak khidmat mengikuti setiap sesi di dalam ruangan yang telah disiapkan. Pihak sekolah berharap melalui kegiatan ini, karakter siswa SMK Bina Cendekia Cirebon semakin terbentuk menjadi pribadi yang religius, berkarakter kuat, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Dengan semangat “Tetap Kuat dan Semangat”, Pesantren Ekologi Ramadan 1447H ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh warga sekolah, menjadikan bulan Ramadan tahun ini lebih bermakna baik secara spiritual maupun intelektual.

✨ Uji Kompetensi Keahlian (UKK)Program Keahlian Desain dan Produksi Busana (DPB) & Desain Komun (3)

Uji Kompetensi Keahlian (UKK) DKV SMK Bina Cendekia Cirebon: Mengukur Kreativitas Digital di Era Industri Modern

CIREBON, 10 Februari 2026 – SMK Bina Cendekia Cirebon kembali menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa kelas XII, kali ini berfokus pada Program Keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV). Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 10 Februari 2026, ini menjadi panggung prestisius bagi para siswa untuk menunjukkan kemampuan mereka dalam mengolah elemen visual, komunikasi, dan teknologi digital menjadi sebuah karya desain yang solutif.

Dalam suasana laboratorium yang kondusif, para siswa tampak serius di depan monitor masing-masing. Berbekal perangkat lunak desain standar industri, peserta ujian ditantang untuk menyelesaikan berbagai proyek desain, mulai dari pembuatan logo, branding, hingga tata letak media publikasi. Setiap goresan digital dan pemilihan warna diperhitungkan secara matang untuk memenuhi standar kualifikasi yang telah ditetapkan oleh tim penguji.

Kepala SMK Bina Cendekia Cirebon, Ade Rahmat Saputra, M.Pd., yang hadir memantau jalannya ujian, memberikan motivasi kepada para siswa agar tidak hanya mengejar nilai, tetapi juga mengedepankan nilai estetika dan fungsi dari karya yang mereka buat.

“Uji Kompetensi Keahlian di jurusan DKV ini merupakan ajang pembuktian bahwa siswa kami memiliki kreativitas tanpa batas dan kesiapan teknis dalam menghadapi tuntutan dunia industri. Kami ingin lulusan SMK Bina Cendekia tidak hanya menjadi operator alat, tetapi menjadi kreator yang mampu memberikan solusi visual yang inovatif dan relevan dengan pasar kerja saat ini,” ujar Bapak Ade Rahmat Saputra, M.Pd.

Pelaksanaan UKK DKV ini juga bertujuan untuk menyelaraskan keterampilan siswa dengan kebutuhan riil di dunia kerja, khususnya di sektor ekonomi kreatif. Melalui sertifikasi kompetensi ini, lulusan diharapkan memiliki rasa percaya diri yang tinggi untuk bersaing, baik sebagai tenaga ahli di agensi desain maupun sebagai pelaku wirausaha kreatif (freelancer).

Pihak sekolah berharap seluruh proses ujian ini berjalan lancar hingga tahap penilaian akhir oleh penguji eksternal dari dunia industri. Dengan semangat “Vokasi Hebat, Siap Kerja”, SMK Bina Cendekia Cirebon optimis dapat terus mencetak generasi desainer muda yang kompeten dan berkarakter.

✨ Uji Kompetensi Keahlian (UKK)Program Keahlian Desain dan Produksi Busana (DPB) & Desain Komun (2)

Wujudkan Karya Nyata, Siswa Jurusan DPB SMK Bina Cendekia Cirebon Jalani Uji Kompetensi Keahlian (UKK)

CIREBON, 10 Februari 2026 – Semangat kreativitas dan produktivitas menyelimuti ruang praktik jurusan Desain dan Produksi Busana (DPB) SMK Bina Cendekia Cirebon. Pada Selasa, 10 Februari 2026, para siswa kelas XII mulai melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) sebagai ajang pembuktian keterampilan menjahit dan mendesain busana yang telah mereka tekuni selama tiga tahun masa pendidikan.

Dalam ujian ini, laboratorium busana bertransformasi menjadi bengkel kerja profesional. Setiap siswa tampak sangat fokus mengoperasikan mesin jahit, melakukan pengukuran kain, hingga menyatukan pola-pola rumit menjadi sebuah karya busana yang utuh. Ketelitian menjadi kunci utama, karena setiap jahitan yang dihasilkan akan dinilai berdasarkan standar kualitas industri.

Kepala SMK Bina Cendekia Cirebon, Ade Rahmat Saputra, M.Pd., yang memantau langsung jalannya praktik, menyatakan rasa bangganya terhadap kesiapan mental dan teknis para siswa DPB. Beliau menegaskan bahwa hasil karya yang dibuat hari ini adalah representasi dari kesiapan mereka untuk menjadi wirausahawan atau tenaga kerja ahli di industri fashion.

“Kegiatan UKK untuk jurusan Desain dan Produksi Busana ini adalah panggung bagi siswa kami untuk menunjukkan kompetensi, kreativitas, dan kesiapan mereka menghadapi dunia industri yang kompetitif. Saya melihat dedikasi luar biasa dalam setiap detail jahitan yang mereka kerjakan. Harapan kami, seluruh proses ini berjalan lancar dan mampu menghasilkan karya-karya terbaik yang membanggakan,” ujar Bapak Ade Rahmat Saputra, M.Pd.

Pelaksanaan UKK ini tidak hanya menguji kemampuan menjahit, tetapi juga kedisiplinan dan kemampuan manajemen waktu siswa dalam menyelesaikan proyek tepat pada waktunya. Melalui sertifikasi kompetensi yang nantinya akan didapatkan, para lulusan diharapkan memiliki nilai tawar yang kuat di pasar kerja maupun kemandirian dalam berwirausaha sesuai dengan semangat “Vokasi Hebat, Siap Kerja”.

Rangkaian kegiatan UKK ini dijadwalkan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, mencakup berbagai program keahlian lain di lingkungan SMK Bina Cendekia Cirebon demi memastikan kualitas lulusan yang unggul dan berdaya saing.

Hari kedua UKK RPL ✔️Fokus, teliti, dan terus mengasah kemampuan 💻Proses hari ini adalah langk

Siswa RPL SMK Bina Cendekia Cirebon Hadapi Tantangan Hari Kedua UKK

CIREBON, 3 Februari 2026 – Pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) di SMK Bina Cendekia Cirebon memasuki fase krusial pada hari kedua, Selasa (3/2). Konsentrasi tinggi tampak menyelimuti laboratorium komputer saat para siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) mulai memasuki tahap pendalaman proyek aplikasi yang menjadi syarat mutlak kelulusan mereka.

Jika pada hari pertama para siswa fokus pada perancangan logika dan struktur dasar, hari kedua ini menjadi ajang pembuktian ketelitian teknis. Para peserta ujian dituntut untuk melakukan pengodean (coding) yang lebih kompleks, memastikan integrasi basis data berjalan mulus, serta meminimalisir kesalahan sistem (bug) agar aplikasi dapat berjalan sesuai dengan spesifikasi industri.

Kepala SMK Bina Cendekia Cirebon, Ade Rahmat Saputra, M.Pd., yang memantau langsung proses ujian di laboratorium, memberikan apresiasi atas daya juang para siswa. Beliau menegaskan bahwa ketenangan dalam bekerja adalah kunci utama dalam menghadapi tekanan ujian teknis seperti ini.

“Hari kedua UKK ini adalah langkah nyata menuju kompetensi yang sesungguhnya. Kami menekankan kepada seluruh siswa agar tetap fokus, teliti, dan terus mengasah kemampuan mereka hingga detail terkecil. Di dunia kerja nanti, seorang programmer tidak hanya dituntut bisa membuat aplikasi, tapi juga harus presisi dan mampu memberikan solusi terbaik melalui karya mereka,” ujar Bapak Ade Rahmat Saputra, M.Pd.

Beliau juga menambahkan bahwa pihak sekolah terus memberikan dukungan penuh, baik dari sisi fasilitas perangkat keras maupun bimbingan teknis dari para penguji. Hal ini dilakukan demi memastikan setiap siswa siap kerja dan memiliki daya saing yang kuat saat terjun ke industri teknologi informasi setelah lulus nanti.

“Fokus, Tenang, dan Percaya Diri”, diharapkan seluruh siswa kelas XII RPL SMK Bina Cendekia Cirebon dapat menyelesaikan proyek mereka dengan hasil yang memuaskan dan mendapatkan predikat kompeten dari para penguji eksternal maupun internal.

Sosialisasi program Magang ke Jepang sebagai Caregiverbersama PT. Nagomi Kaigo Gakkodi SMK Bina (2)

Sosialisasi Program Magang ke Jepang Bersama PT. Nagomi Kaigo Gakko

CIREBON, 3 Februari 2026 – SMK Bina Cendekia Cirebon terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas cakrawala karir para siswa hingga ke kancah internasional. Pada Selasa, 3 Februari 2026, pihak sekolah menyelenggarakan kegiatan strategis berupa Sosialisasi Program Magang ke Jepang yang bekerja sama dengan PT. Nagomi Kaigo Gakko.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah ini difokuskan pada peluang kerja sebagai Caregiver (tenaga pendamping lansia profesional) di Jepang. Program ini dirancang khusus untuk memberikan akses bagi generasi muda agar dapat merasakan pengalaman kerja internasional sekaligus meningkatkan kompetensi profesional mereka di negara maju.

Dalam sesi sosialisasi tersebut, para perwakilan dari PT. Nagomi Kaigo Gakko memaparkan secara detail mengenai alur program, persyaratan, hingga berbagai keuntungan yang akan didapatkan oleh para siswa selama menjalani magang di Jepang. Selain mendapatkan penghasilan yang kompetitif, para peserta juga akan dibekali dengan pelatihan bahasa dan budaya guna memastikan mereka siap beradaptasi dengan lingkungan kerja di luar negeri.

Kepala SMK Bina Cendekia Cirebon, Ade Rahmat Saputra, M.Pd., dalam sambutannya menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah nyata sekolah dalam menyiapkan lulusan yang memiliki daya saing global.

“Melalui kemitraan dengan PT. Nagomi Kaigo Gakko ini, kami ingin membukakan pintu seluas-luasnya bagi siswa untuk meraih karir impian di luar negeri. Ini bukan sekadar tentang mencari pekerjaan, tetapi tentang membentuk mentalitas, etos kerja, dan pengalaman internasional bagi generasi muda kita,” ujar Bapak Ade Rahmat Saputra, M.Pd. Acara ini disambut dengan antusiasme yang tinggi oleh para siswa yang bercita-cita untuk mengembangkan diri di luar negeri. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para lulusan SMK Bina Cendekia Cirebon tidak hanya menjadi jagoan di negeri sendiri, tetapi juga mampu menjadi tenaga kerja ahli yang diakui secara internasional.

Hari pertama UKK RPL ✔️Saatnya membuktikan skill, logika, dan kreativitas yang telah dipelajari

SMK Bina Cendekia Cirebon Gelar Hari Pertama UKK RPL Tahun Pelajaran 2025/2026

CIREBON, 2 Februari 2026 – SMK Bina Cendekia Cirebon secara resmi memulai rangkaian Uji Kompetensi Keahlian (UKK) untuk tahun ajaran 2025/2026. Mengawali agenda besar ini, program keahlian Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) menjadi jurusan pertama yang menunjukkan taringnya pada Senin, 2 Februari 2026. Kegiatan ini merupakan momentum penentuan bagi siswa kelas XII untuk memvalidasi seluruh ilmu dan keterampilan teknis yang telah mereka pelajari selama tiga tahun di bangku sekolah.

Pada hari pertama ini, suasana laboratorium komputer terlihat sangat kondusif namun penuh dengan aura konsentrasi. Para siswa ditantang untuk menyelesaikan modul ujian yang mensimulasikan kebutuhan riil industri pengembangan perangkat lunak. Tugas yang diberikan meliputi perancangan arsitektur aplikasi, pembuatan basis data, hingga implementasi logika pemrograman yang efisien untuk menyelesaikan masalah spesifik.

Kepala SMK Bina Cendekia Cirebon, Ade Rahmat Saputra, M.Pd., yang hadir memantau jalannya ujian, memberikan dorongan moril kepada para siswa. Beliau menegaskan bahwa UKK adalah jembatan emas bagi siswa SMK untuk mendapatkan pengakuan profesional sebelum melangkah ke dunia kerja atau pendidikan tinggi.

“Hari pertama UKK RPL ini adalah saatnya bagi anak-anak kami untuk membuktikan skill, logika, dan kreativitas yang telah mereka asah selama ini. Kami di SMK Bina Cendekia Cirebon berkomitmen penuh untuk mencetak lulusan yang tidak hanya memegang ijazah, tetapi benar-benar unggul, kompeten, dan memiliki daya saing tinggi di pasar kerja global yang kian dinamis,” tegas Bapak Ade Rahmat Saputra, M.Pd.

“Fokus, Tenang, dan Percaya Diri”, pihak sekolah memastikan seluruh sarana infrastruktur pendukung, mulai dari perangkat keras hingga koneksi jaringan, berada dalam kondisi prima untuk mendukung kelancaran ujian. UKK RPL ini juga melibatkan tim penguji yang profesional untuk menjamin objektivitas dan standar penilaian yang sesuai dengan kebutuhan industri teknologi saat ini.

Diharapkan, keberhasilan pada hari pertama ini dapat menjadi pemacu semangat bagi para siswa untuk menyelesaikan tahapan ujian berikutnya dengan hasil yang memuaskan, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa SMK Bina Cendekia Cirebon terus konsisten dalam melahirkan generasi ahli teknologi masa depan.